Sabtu, 23 Oktober 2010
Jumat, 15 Oktober 2010
Selasa, 05 Oktober 2010
Gejala La Nina di Indonesia
Asia
Increased risk of floods
The La Niña event that emerged in mid-June 2010 has now developed into a moderate/strong event, expected to last through February 2011. Frequently, La Niña events are associated with unusually wet conditions and heightened flood risk in parts of South and Southeast Asia. During the La Niña event of 2007, 69 floods occurred throughout South and Southeast Asia, more than double the annual average number of floods from 1980-2009. In Bangladesh, 4 out of the 6 most catastrophic flood years since 1954 have occurred during La Niña events.
The seasonal forecast issued this September shows highly enhanced chances of getting above-normal rainfall in parts of south and southeast Asia (see forecast map 1 on page 6), particularly in Bangladesh (from October-December), Indonesia (from October-February), and in Malaysia, Brunei Darussalam and the Philippines from October-March. IRI’s seasonal forecast for rainfall extremes also shows enhanced chances that Indonesia, East Malaysia, Bangladesh and the Philippines will experience an extremely wet season over the months of October-December (see forecast map 2 on page 6). The risks of flooding events are therefore notably increased. La Niña can also cause the paths of typhoons in the western Pacific to shift more towards land, which increases the chances of typhoons causing severe flooding and wind damage, and increases the risks of landslides.
Given the forecast for increased chances of above-normal rainfall, we strongly recommend making contact with national met service and monitoring weather forecasts on shorter timescales over the course of the season to anticipate the specifics in terms of where, when and how severe rainfall events might be. You may also want to consider advanced planning for implications of above-normal rainfall on disaster management, health, WATSAN and livelihoods for instance (see background information below for further guidance).
Minggu, 03 Oktober 2010
Ada firasat apa ya ???
Belakangan ini Wajahnya muncul terusss...
Dag ... dig... dug.... hati ini..
Ada apa ya ???
Dag ... dig... dug.... hati ini..
Ada apa ya ???
GETTING HEALTH BY HEALTHY TRANSPORT
Healthy transport means reducing
driving and encouraging more walking
and cycling, backed up by better public
transport.
(Source : WHO, The Solid Fact, 1998.)
The evidence
Cycling, walking and the use of public transport
promote health in four ways. They provide
exercise, reduce fatal accidents, increase social
contact and reduce air pollution.
Because mechanization has reduced the exercise
involved in jobs and house work, people need to
find new ways of building exercise into their lives.
This can be done by reducing the reliance on cars,
increasing walking and cycling and expanding
public transport. Regular exercise protects against
heart disease and, by limiting obesity, reduces the
onset of diabetes. It promotes a sense of
wellbeing and protects older people from
depression.
Reducing road traffic would reduce the toll of
road deaths and serious accidents. Although
accidents involving cars injure cyclists and
pedestrians, those involving cyclists injure
relatively few people. Well planned urban
environments, which separate cyclists and
pedestrians from car traffic, increase the safety of
cycling and walking.
More cycling and walking, plus greater use of
public transport, would stimulate social
interaction on the streets, where cars have
insulated people from each other. Road traffic
separates communities and divides one side of
the street from the other. Fewer pedestrians mean
that streets cease to be social spaces, so that
isolated pedestrians often fear attack. Further,
suburbs that depend on cars for access isolate
people without cars, particularly the young and
old. Social isolation and lack of community
interaction are strongly associated with poorer
health.
Reduced road traffic means decreasing harmful
pollution from exhaust. Walking and cycling make
minimal use of non-renewable fuels and do not
lead to global warming. They do not create
disease from air pollution, make little noise and
are preferable for the ecologically compact cities
of the future. Bicycles, which can be
manufactured locally, have a good “ecological
footprint” – in contrast to cars.
Policy implications
Despite their health-damaging effects, journeys
by car are rising rapidly in all European countries,
while journeys by foot or bicycle are falling.
National and local public policies must reverse
these trends. Yet transport lobbies have strong
vested interests. Many industries – oil, rubber,
road building, car manufacturing, sales and
repairs, and advertising – benefit from the use of
cars. Just as the twentieth century has seen a start
made on reducing addiction to tobacco, alcohol
and drugs, so the twenty-first century must see a
reduction in people’s dependence on cars.
Roads should give precedence to cycling and
walking for short journeys, especially in towns.
Public transport should be improved for longer
for rural areas. Incentives need to be changed;
this means, for example, reducing state subsidies
for road building, increasing financial support for
public transport, creating tax disincentives for the
business use of cars and increasing the costs and
penalties of parking. Changes in land use are also
needed, such as: converting road space into green
spaces, removing car parking spaces, dedicating
roads to the use of pedestrians and cyclists,
increasing bus and cycle lanes, and stopping the
growth of low-density suburbs and out-of-town
supermarkets, which increase the use of cars.
Increasingly, the evidence suggests that building
more roads encourages more car use, while traffic
restrictions may, contrary to expectations, reduce
congestion.journeys, with regular and frequent connections
Sabtu, 02 Oktober 2010
HENTIKAN MEROKOK, SEKARANG JUGA !!!!
Bahaya Merokok Bagi Kesehatan
Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.
1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.
2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.
4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.
5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.
6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.
Kesimpulan :
Jadi dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan kegiatan bodoh yang dilakukan manusia yang mengorbankan uang, kesehatan, kehidupan sosial, pahala, persepsi positif, dan lain sebagainya. Maka bersyukurlah anda jika belum merokok, karena anda adalah orang yang smart / pandai.
Ketika seseorang menawarkan rokok maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada mereka yang merokok. Jangan dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari mereka jika tidak ikutan ngerokok. karena dalam hati dan pikiran mereka yang waras mereka ingin berhenti merokok.
1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.
2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.
4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.
5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.
6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.
Kesimpulan :
Jadi dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan kegiatan bodoh yang dilakukan manusia yang mengorbankan uang, kesehatan, kehidupan sosial, pahala, persepsi positif, dan lain sebagainya. Maka bersyukurlah anda jika belum merokok, karena anda adalah orang yang smart / pandai.
Ketika seseorang menawarkan rokok maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada mereka yang merokok. Jangan dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari mereka jika tidak ikutan ngerokok. karena dalam hati dan pikiran mereka yang waras mereka ingin berhenti merokok.
Bersama Bintang....
Balai Sarbini, EXPO Programme
Lanud - Halim Perdana Kusuma, SRC Simulation
Balai Sarbini, Expo Programme
10 Pintu Setan dalam Menyesatkan Manusia
10 Pintu Setan dalam Menyesatkan Manusia
oleh Udd Pmi Kota Tangerang pada 31 Agustus 2010 jam 16:17
Sahabat Hikmah,
Ketahuilah bahwa HATI adalah ibarat sebuah BENTENG.
Setan sebagai musuh kita selalu ingin memasuki benteng tersebut.
Setan senantiasa ingin memiliki dan menguasai benteng itu.
Tidak mungkin benteng tersebut bisa terjaga selain adanya penjagaan yang ketat pada pintu-pintunya.
Pintu-pintu tersebut tidak bisa terjaga kecuali jika seseorang mengetahui pintu-pintu tadi.
Setan tidak bisa terusir dari pintu tersebut kecuali jika seseorang mengetahui cara setan memasukinya.
Cara setan untuk masuk dan apa saja pintu-pintu tadi adalah sifat seorang hamba dan jumlahnya amatlah banyak.
Pada saat ini kami akan menunjukkan pintu-pintu tersebut yang merupakan pintu terbesar yang setan biasa memasukinya.
Semoga Allah memberikan kita pemahaman dalam permasalah ini.
Pintu pertama: HASAD (dengki) dan TAMAK.
Ini adalah pintu terbesar dan pertama yang telah menggelincirkan Nabi Adam dan anaknya. Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu, ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan. Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad, setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar.
Pintu kedua: MARAH
Ini juga adalah pintu terbesar. Ketahuilah, marah dapat merusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akan melakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Inilah yang terjadi seorang anak membunuh bapaknya atau sebaliknya. Jika kondisi kita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah.
Pintu ketiga: SANGAT SUKA MENGHIAS-HIASI
Yaitu sangat suka menghias-hiasi tempat tinggal, pakaian dan segala perabot yang ada. Orang seperti ini sungguh akan sangat merugi karena umurnya hanya dihabiskan untuk tujuan ini.
Pintu keempat: KENYANG
Yaitu kenyang karena telah menyantap banyak makanan. Keadaan seperti ini akan menguatkan SYAHWAT dan melemahkan untuk melakukan ketaatan pada Allah. Kerugian lainnya akan dia dapatkan di akhirat.
Pintu kelima: TAMAK KEPADA ORANG LAIN
Jika seseorang memiliki sifat seperti ini, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya. Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkan orang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnya dari kemungkaran.
Pinta keenam: TERGESA-GESA
Yaitu sifat selalu tergesa-gesa dan tidak mau bersabar untuk perlahan-lahan. Padahal terdapat sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.”
(Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Pintu ketujuh: CINTA HARTA
Sifat seperti ini akan membuat berusaha mencari harta bagaimana pun caranya. Sifat ini akan membuat seseorang menjadi bakhil (kikir), takut miskin dan tidak mau melakukan kewajiban yang berkaitan dengan harta.
Pintu kedelapan: TA'ASHUB GOLONGAN
Yaitu mengajak orang awam supaya ta’ashub (fanatik) pada madzhab atau golongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya.
Pintu kesembilan: MEMIKIRKAN HAKEKAT DZAT DAN SIFAT ALLAH
Yaitu mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuat mereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitu masalah aqidah.
Pintu kesepuluh: BURUK SANGKA
Yaitu selalu berburuk sangka terhadap muslim lainnya. Jika seseorang selalu berburuk sangka (bersu’uzhon) pada muslim lainnya, pasti dia akan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya. Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya. Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari ‘aib orang lain.
Semoga kita dapat mengetahui pintu-pintu ini dan semoga kita diberi taufik oleh Allah untuk menjauhinya.
Rujukan: Mukhtashor Minhajul Qoshidin, Ibnu Qudamah Al Maqdisiy
Untuk ANDA Yang berdomisili di TANGERANG gabung yukk ke----- http://www.facebook.com/udd.pmikotatangerang
Ketahuilah bahwa HATI adalah ibarat sebuah BENTENG.
Setan sebagai musuh kita selalu ingin memasuki benteng tersebut.
Setan senantiasa ingin memiliki dan menguasai benteng itu.
Tidak mungkin benteng tersebut bisa terjaga selain adanya penjagaan yang ketat pada pintu-pintunya.
Pintu-pintu tersebut tidak bisa terjaga kecuali jika seseorang mengetahui pintu-pintu tadi.
Setan tidak bisa terusir dari pintu tersebut kecuali jika seseorang mengetahui cara setan memasukinya.
Cara setan untuk masuk dan apa saja pintu-pintu tadi adalah sifat seorang hamba dan jumlahnya amatlah banyak.
Pada saat ini kami akan menunjukkan pintu-pintu tersebut yang merupakan pintu terbesar yang setan biasa memasukinya.
Semoga Allah memberikan kita pemahaman dalam permasalah ini.
Pintu pertama: HASAD (dengki) dan TAMAK.
Ini adalah pintu terbesar dan pertama yang telah menggelincirkan Nabi Adam dan anaknya. Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu, ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan. Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad, setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar.
Pintu kedua: MARAH
Ini juga adalah pintu terbesar. Ketahuilah, marah dapat merusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akan melakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Inilah yang terjadi seorang anak membunuh bapaknya atau sebaliknya. Jika kondisi kita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah.
Pintu ketiga: SANGAT SUKA MENGHIAS-HIASI
Yaitu sangat suka menghias-hiasi tempat tinggal, pakaian dan segala perabot yang ada. Orang seperti ini sungguh akan sangat merugi karena umurnya hanya dihabiskan untuk tujuan ini.
Pintu keempat: KENYANG
Yaitu kenyang karena telah menyantap banyak makanan. Keadaan seperti ini akan menguatkan SYAHWAT dan melemahkan untuk melakukan ketaatan pada Allah. Kerugian lainnya akan dia dapatkan di akhirat.
Pintu kelima: TAMAK KEPADA ORANG LAIN
Jika seseorang memiliki sifat seperti ini, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya. Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkan orang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnya dari kemungkaran.
Pinta keenam: TERGESA-GESA
Yaitu sifat selalu tergesa-gesa dan tidak mau bersabar untuk perlahan-lahan. Padahal terdapat sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.”
(Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Pintu ketujuh: CINTA HARTA
Sifat seperti ini akan membuat berusaha mencari harta bagaimana pun caranya. Sifat ini akan membuat seseorang menjadi bakhil (kikir), takut miskin dan tidak mau melakukan kewajiban yang berkaitan dengan harta.
Pintu kedelapan: TA'ASHUB GOLONGAN
Yaitu mengajak orang awam supaya ta’ashub (fanatik) pada madzhab atau golongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya.
Pintu kesembilan: MEMIKIRKAN HAKEKAT DZAT DAN SIFAT ALLAH
Yaitu mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuat mereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitu masalah aqidah.
Pintu kesepuluh: BURUK SANGKA
Yaitu selalu berburuk sangka terhadap muslim lainnya. Jika seseorang selalu berburuk sangka (bersu’uzhon) pada muslim lainnya, pasti dia akan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya. Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya. Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari ‘aib orang lain.
Semoga kita dapat mengetahui pintu-pintu ini dan semoga kita diberi taufik oleh Allah untuk menjauhinya.
Rujukan: Mukhtashor Minhajul Qoshidin, Ibnu Qudamah Al Maqdisiy
Untuk ANDA Yang berdomisili di TANGERANG gabung yukk ke----- http://www.facebook.com/udd.pmikotatangerang
Langganan:
Komentar (Atom)





















